What's Hot

07 December 2017 19:08
Website Mining Bitcoin “NiceHash” Terbesar di Hack ilustrasi

Website Mining Bitcoin “NiceHash” Terbesar di Hack

Bitcoin memecahkan rekor setelah mendapatkan lonjakan 20% kenaikan minggu lalu yaitu sekitar $14.800 atau Rp 198.246.000 (Kurs Rp 13.395). Peretas sangat tergiur dengan nilai bitcoin yang selalu naik.

NiceHash, merupakan website Mining Bitcoin terbesar tersebut telah diretas atau di hack, yang mengakibatkan pencurian lebih dari 4.700 Bitcoin
senilai lebih dari $57 juta atau senilai 763 Triliun Rupiah. Anda akan terkejut mengetahui bahwa BTC yang dicuri sekarang bernilai lebih dari $70 juta hanya dalam waktu kurang dari 24 jam.

NiceHash Didirikan pada tahun 2014 adalah situs mining bitcoin berbasis cloud yang menghubungkan orang-orang dari seluruh dunia untuk menyewakan resource power berbasis cloud untuk menciptakan koin baru.

Beberapa user website NiceHash melaporkan bahwa dompet BTC mereka telah kosong, yang kemudian dikonfirmasi oleh NiceHash setelah situsnya offline dan mereka mengklaim sedang maintenance.

Pada website nicehash ada info yang bertuliskan “telah terjadi pelanggaran keamanan” dan “isi dompet bitcoin Nicehash telah dicuri”.

NiceHash dihack

Perusahaan tersebut tidak memberikan detail mengenai insiden keamanan tersebut, namun perusahaan tersebut mengatakan bahwa NiceHash telah menghentikan operasinya selama 24 jam.

NiceHash belum mengkonfirmasi jumlah bitcoin yang telah dicuri, beberapa user NiceHash telah menyebarkan link dompet virtual yang memperkirakan sekitar 4.736 BTC atau seharga $70 juta berdasarkan harga bitcoin saat ini.

NiceHash sedang menyelidiki masalah ini, dan telah melaporkan kejadian tersebut ke “otoritas dan penegakan hukum yang berhubungan”.

NicHash meyakinkan Usernya untuk memulihkan layanan NiceHash dengan keamanan tertinggi, namun masih belum jelas bagaimana NiceHash akan mengatasinya jika tidak dapat memberikan kompensasi atas kerugian.

“Kami mengerti bahwa Anda akan memiliki banyak pertanyaan, dan kami meminta kesabaran dan pengertian saat ini kami menyelidiki penyebabnya, untuk kedepan layanan kami akan berusaha untuk memperbarui secara berkala,” kata NiceHash.

NiceHash merekomendasikan pelanggannya untuk mengganti kata sandinya setelah insiden peretasan, baik di NiceHash maupun layanan lainnya, jika mereka menggunakan kredensial yang sama.

Loading Comment

Artikel Terbaru

About Masihangat.Com